ANALISIS DAERAH RAWAN KECELAKAAN LALU-LINTAS PADA JALAN ARTERI/NASIONAL (STUDI KASUS KABUPATEN MAMUJU PROVINSI SULAWESI BARAT)

ANALISIS DAERAH RAWAN KECELAKAAN LALU-LINTAS
PADA JALAN ARTERI/NASIONAL
(STUDI KASUS KABUPATEN MAMUJU PROVINSI SULAWESI BARAT)

Syafruddin Rauf 1) dan Mubassirang Pasra 2)

1) Staf Pengajar Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Jl. Perintis Kemerdekaan Km 10, Kampus Tamalanrea, Makassar 90245, Sul-Sel
Telp. & Fax : 0411-583129, Email : syafrauf@yahoo.co.id

2) Staf Pengajar Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Jl. Perintis Kemerdekaan Km 10, Kampus Tamalanrea, Makassar 90245, Sul-Sel
Telp. & Fax : 0411-583129, Email : mpasrah@yahoo.co.id

ABSTRAK
Kecelakaan lalulintas di jalan sudah menjadi fenomena global, dimana tingkat kcelakaan makin
meningkat khususnya di Negara berkembang. Mobilitas manusia dan barang dengan kendaraan
bermotor berkembang begitu cepat sebagai akibat peningkatan kesejahteraan dan kemajuan
teknologi transportasi. Hal ini berdampak kepada meningkatnya frekuensi kecelakaan lalu-lintas
dengan korban pengguna jalan (pengemudi, penumpang dan pejalan kaki). . Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis karakteristik kecelakaan lalulintas dan daerah rawan kecelakaan lalu-lintas di
jalan arteri/nasional Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat berdasarkan data dari kepolisian
selama kurun waktu tiga tahun pengamatan mulai dari tahun 2006 sampai dengan 2008. Pendekatan
yang digunakan dalam penelitian ini bersifat diskriptif analisis berdasarkan hasil data kecelakaan
lalulintas dengan melakukan tabulasi berdasarkan criteria tertentu. Lokasi penelitian yaitu pada
daerah rawan kecelakaan di jalan arteri/nasional Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat. Dari
hasil penelitian, karakteristik kecelakaan lalulintas di jalan arteri/nasional Kabupaten Mamuju
Provinsi Sulawesi Barat adalah pagi hari 31,97%, hari Rabu 19,84% serta bulan September 11,90%.
Berdasarkan lokasi adalah pada Kecamatan Kalukku sebesar 23,01%, desa Desa Binanga 24,30%.
Jenis tabrakan kendaraan yang paling besar adalah Sepeda Motor vs Sepede motor 22,13%, (SM
VS SM), Mobil truk vs sepeda motor (MBL T VS SM) sebesar 14,75%,. jenis kendaraan yang
paling besar frekuensinnya adalah kendaraan sepeda motor sebesar 67,87 %. Korban meninggal
dunia (MD) sebesar 46,35%, luka berat (LB) 25,75% dan luka ringan sebesar (LR) 27,90%.
Profesi pengemudi adalah profesi swasta dengan prosentase 32,22% (22). Usia rata-rata yang
terlibat kecelakaan lalulintas terbesar berumur sekitar 22- 25 tahun dengan prosentase 16,36%,
pelaku kecelakaan lalu lintas yang terbesar adalah laki-laki 94,68% Terbesar berdasarkan kondisi
jalan adalah terjadi pada jalan beraspal 80,70%,. Kondisi cuaca cerah dengan prosentase 76,76%.
dan saat arus sepi dengan prosentase 61,40% .Tipe kecelakaan lalulintas yang terbesar adalah
tabrakan depan-depan 50,98% dan tabrakan depan-samping dengan prosentase yang sama yaitu
36,11%, dan jenis kecelakaan lalulintas yang terbesar adalah kecelakaan ganda sebesar 34,29%
Kata Kunci: jalan Arteri/nasional, Karakteristik kecelakaan. Ruas jalan

Advertisements